Lulus SMA Dua Tahun dengan SKS

Senin, 16 Mei 2016 20:20:34 - oleh : admin

Sejak berdiri tahun 1990  SMA Negeri 3 Purwokerto terus berupaya memberikan layanan prima kepada peserta didik. Sekolah pemilik kelas olahraga di kabupaten Banyumas ini  tiada henti berinovasi dalam mewujudkan sekolah dengan layanan terbaik. Dalam rangka memberikan layanan pendidikan kepada peserta didik sesuai bakat, minat, dan kemampuan peserta didik, pada tahun 2013-2014 sekolah dengan jumlah 33 rombel ini menyelenggarakan Sistem Kredit Semester. Tahun pelajaran 2014-2015 telah berhasil lulus 2 tahun sebanyak .... siswa dan tahun 2015-2016 sebanyak 24 siswa.

 

Mengapa SKS?

Pendidikan berkeadilan adalah pemberian  layanan  pendidikan yang mengakomodasi keragaman kecepatan belajar  dan variasi pilihan beban belajar dan mata pelajaran seluruh peserta didik.  Layanan ini tidak diskriminatif  karena pada semester 1 semua siswa memperoleh beban yang sama. Siswa dengan IP terbaiklah yang berkesempatan mengambil beban belajar lebih banyak pada semester berikutnya.

Pengertian

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk satuan pendidikan dasar dan menengah menyatakan bahwa: Sistem Kredit Semester selanjutnya disebut SKS adalah bentuk penyelenggaraan pendidikan yang peserta didiknya menentukan jumlah beban belajar dan mata pelajaran yang diikuti tiap semester pada satuan pendidikan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan/kecepatan belajar. Ini berbeda dengan sistem paket yang peserta didiknya mengikuti beban belajar dan mata pelajaran sesuai dengan yang tercantum dalam Struktur Kurikulum.

Prinsip-prinsip

SKS diselenggarakan dengan prinsip fleksibel, keunggulan, maju berkelanjutan, dan keadilan.

Pengorganisasian pembelajaan dan pengelolaan waktu

SKS diselenggarakan melalui pengorganisasian pembelajaran bervariasi dan pengelolaan waktu belajar yang fleksibel. Pengorganisasian pembelajaran bervariasi dilakukan melalui penyediaan unit-unit pembelajaran utuh setiap mata pelajaran yang dapat diikuti oleh peserta didik. Sedangkan pengelolaan waktu belajar yang fleksibel dilakukan melalui pengambilan beban belajar untuk unit-unit pembelajaran utuh setiap mata pelajaran oleh peserta didik sesuai dengan kecepatan belajar masing-masing.

Pengambilan beban belajar

Pengambilan beban belajar semester satu menggunakan prestasi yang dicapai pada satuan pendidikan sebelumnya.  Semester dua dan seterusnya menggunakan IP yang diperoleh pada semester sebelumnya.

Penyelesaian program

Setiap peserta didik sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan/kecepatan belajar dapat menyelesaikan program belajar paling cepat 4 (empat) semester dan paling lambat 8 (delapan) semester.

Kelulusan

Kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan yang menyelenggarakan SKS dapat dilakukan pada setiap akhir semester.

Kepindahan peserta didik ke sekolah lain

Beban belajar yang telah diambil oleh peserta didik yang pindah dari satuan pendidikan antarpenyelenggara SKS, penyelenggara SKS ke penyelenggara sistem paket, atau penyelenggara sistem paket ke penyelenggara SKS diakui secara penuh.

Kelebihan SKS

1. Berkeadilan karena semua peserta didik memperoleh beban belajar yang sama pada semester satu.

2. Sekolah dapat melayani kebutuhan dan potensi siswa yang beragam dalam hal:

a.    Potensi dan kebutuhannya sesuai dengan pilihan karier

b.    Minatnya terhadap mata pelajaran

c.    Kecepatan belajarnya

3.Sekolah dapat memaksimalkan hasil belajar secara utuh (kognitif, psikomotorik, dan afektif)

4.Sekolah juga dapat mengembangkan kemandirian siswa dalam menentukan pilihan karier dan mata

pelajaran yang dibutuhkan.

5.Sekolah dapat melayani siswa yang memiliki kecepatan belajar di atas rata-rata secara alamiah dan

beragam.

6.Dengan pelaksanaan SKS siswa belajar dengan motivasi lebih tinggi, memiliki kemandirian, dan sesuai

dengan potensinya. Dengan demikian dapat meningkatkan mutu pendidikan secara keseluruhan. (-sy-)

 

 

 

 

"Berita" Lainnya