Empat Mutiara Hitam Menimba Ilmu di SMA Negeri 3 Purwokerto

Minggu, 30 Juni 2013 20:12:56 - oleh : admin

Empat Mutiara Hitam Menimba Ilmu di SMA Negeri 3 Purwokerto

 

Empat siswa asal Provinsi Papua dan Papua Barat tiba di Purwokerto pada Jumat, 28 Juni 2013.   Penerima beasiswa afirmasi Unit Percepatan Pembangunan Papua dan Papua Barat (UP4B) dan Kemendikbud tersebut akan menempuh pendidikan menengah atas selama 3 tahun di SMA Negeri 3 Purwokerto. Mereka adalah Pertus Nukaipra dari SMP YPPK Bintang Timur Aksibil, Zet Adii, Anton Keiya, dan Martinus Mote dari SMP N 1 Tigi Timur.

 

Dalam rangka percepatan pembangunan sumber daya manusia di Papua dan Papua Barat, Direktorat Pembinaan PKLK Dikmen, Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berkoordinasi dengan UP4B mengembangkan Program Afirmasi Pendidikan Menengah (ADEM) bagi putra-putri asli Papua. Menyusul ‘kakaknya’ yang tahun lalu mengikuti program pendidikan Afirmasi Pendidikan Tinggi, 500 lulusan SMP/MTs  tahun pelajaran 2013-2014  mengikuti pendidikan menengah di SMA/SMK yang ada di Provinsi Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali.

 

Melalui ADEM diharapkan akan terjadi proses akulturasi kebudayaan. Putra-putri Papua sedari dini mengalami dan melihat secara langsung kenyataan-kenyataan keseharian bangsa Indonesia yang terdiri aneka suku, budaya, bahasa, adat, dan agama, Bhineka Tunggal Ika. Dengan cara seperti ini akan menjadikan sosok masyarakat yang terbayangkan (imagined communities)  dalam benak generasi muda, pemimpin masa depan Papua ini menjadi utuh. Akan hadir sebuah masyarakat terbayangkan dan pemimpin masa depan Papua yang lahir dari perpaduan antara ikatan-ikatan komunitas tradisional, kesukuan dengan komunitas-komunitas pasca tradisional yang lebih modern dan mengglobal.

 

Semoga program yang pada awalnya digagas oleh UP4B dan kemudian disambut dengan cepat dan positif oleh berbagai pihak yang berkepentingan terhadap dunia pendidikan di tanah Papua mampu mewujudkan ide sederhana yang mendasari program ini, yakni keinginan untuk mengindonesiakan Papua dan mempapuakan Indonesia.(-sy-)

 

"Berita" Lainnya